Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Penyebab siklus menstruasi tidak teratur – penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah beberapa penyebab yang bisa menyebab masa siklus haid atau menstruasi menjadi tidak teratur. Seringkali wanita mengalami rasa sakit ketika ingin datang bukan muncul. Dan tanda tanda datangnya haid adalah pada bagian ketiak terasa sakit, bagian payudara terasa sakit, badan menjadi pegal pegal, panas dingin badan badan, dan menimbulkan rasa sakit pada bagian perut.

Cara-Mengenal-Siklus-Menstruasi-Normal-dan-tidak-Normal

Kemudian ada juga masa siklus haid tidak teratur ini akan mengalami waktu haid maju dan mundur. Maka dari itu, Anda harus bisa menghitung masa haid dengan baik dan benar, agar masa subur dapat terlihat dengan jelas. Cara melancarkan siklus haid atau menstruasi bisa dengan menggunakan wortel. Serta juga ada penyebab siklus menstruasi tidak teratur ini.

Penyebab siklus menstruasi tidak teratur 

Selain dengan pernyataan yang ada diatas, ada beberaapa penyebab siklus menstruasi tidak teratur ini. Dan berikut penyebabnya adalah :

  • Terganggunya sistem metabolisme pada tubuh

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah karena terganggunya sistem metabolisme pada tubuh. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya siklus haid atau menstruasi tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali atau dapat normal kembali.

  • Pemakaian pil kontrasepsi

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah bisa dengan pemakaian pil kontasepsi. Penyebab inilah yang bisa memicu terjdainya masa siklus hiad atau menstruasi menjadi tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali dan dapat normal kembali. Dan biasanya siklus haid atau menstruasi tidak teratur bisa menimbulkan penyakit kista yang tertelatak pada bagian dinding ovarium.

  • Karena adanya penyakit

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah bisa disebabkan oleh adanya penyakit. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya siklus haid atau menstruasi menjadi tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar masa siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali dan dapat normal kembali.

  • Karena adanya bakteri

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah bisa disebabkan oleh adanya bakteri yang bersarang didalam tubuh. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya siklus haid atau menstruasi menjadi tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar masa siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali atau dapat normal

  • Karena adanya stress

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah bisa disebabkan oleh adanya stress. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya siklus haid atau menstruasi ini tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar masa siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali dan dapat normal

  • Kelenjar tiroid yang mengalami gangguan

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah karena bagian kelenjar tiroid mengalami gangguan. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya siklus haid atau menstruasi tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar masa siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali dan dapat normal kembali.

  • Akan mengalami drastisnya berat badan yang menurun

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah akan mengalami drastisnya berat badan yang menurun. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya siklus haid atau menstruasi tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar masa siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali dan dapat normal kembali.

  • Ketidak seimbangan pada hormon

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah karena ketidak seimbangan pada hormon. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya siklus menjadi tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar masa haid atau menstruasi dapat teratur kembali dan dapat normal kembali.

  • Kehamilan

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah karena adanya kehamilan. Penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya siklus haid atau menstruasi tidak teratur yang dialami oleh wanita hamil. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan pada tubuh atua badan dengan baik dan benar, agar masa siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali dan dapat normal kembali.

  • Adanya sindrom ovarium polikistik

Salah satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur adalah karena adanya sindrom polikistik. Penyebab inilah yang bisa memicu terjainya siklus haid atau menstruasi menjadi tidak teratur. Maka dari itu, Anda harus  bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar masa siklus haid atau menstruasi dapat teratur kembali dan dapat normal kembali.

Posted in Siklus Menstruasi | Tagged , , , , | Leave a comment

Siklus Menstruasi Pada Wanita

Siklus Menstruasi Pada Wanita – Menstruasi merupakan hal normal yang akan terjadi pada wanita normal. karena menstruasi merupakan tanda bahwa hormon wanita telah bekerja dengan baik, dan sudah bisa terjadi kehamilan jika ada pembuahan. Menstruasi yang normal terjadi pada wanita di mulai pada dari umur 11 tahun. menstruasi juga memiliki masa nya waktu, sehingga datang nya menstruasi bisa di tentukan dengan siklus yang terjadi. Siklus menstruasi pada wanita akan terjadi berbeda beda, dari mulai yang tidak terlalu lama yaitu 22 hari, atau yang lama hingga 35 hari. siklus menstruasi pada wanita bisa menjadi penentu masa subur sehingga dapat dengan mudah untuk menentukan pembuahan atau kehamilan.

siklus menstruasi

siklus menstruasi

Fase Siklus Menstruasi

Menstruasi juga dapat di tentukan dengan fase fase yang akan terjadi. Dan ada beberapa fasa siklus menstruasi terjadi dipengaruhi oleh beberapa hormon. Seperti berikut :

  • Estrogen

Hormon estrogen akan berpengaruh pada siklus menstruasi pada wanita. karena jika tidak ada hormon estrogen tidak akan terjadi menstruasi. Hormon estrogen sudah di produksi dengan baik jika wanita telah memasuki pubertas sehingga terjadi siklus menstruasi. Pembentukan lapisan rahim hingga menebal kembali setelah menstruasi juga di pengaruhi oleh hormon estrogen.

  • Progestrogen

Hormon progestrogen hampir sama dengan estrogen yaitu dengan membantu untuk proses siklus menstruasi pada wanita. selain itu peran penting dari progestrogen adalah untuk menjaga janin jika sedang terjadi kehamilan. Untuk mengembalikan lapisan rahim juga akan di bantu oleh hormon progestrogen.

  • Gonadotropin

Jika sebelum nya hormon di produksi oleh ovarium, maka hormon selanjut nya di produksi oleh otak yang akan membantu untuk merangsang hormon lain untuk melancarkan siklus menstruasi pada wanita.

  • Hormon pelutein

Siklus menstruasi pada wanita juga dipengaruhi oleh hormon pelutein yang akan membantu untuk sel telur dan juga proses ovulasi, yang di produksi oleh ovarium.

  • Hormon folikel

Hormon folikel juga akan membantu untuk siklus menstruasi pada wanita, dan untuk proses pematangan sel telur akan di pengaruhi oleh hormon folikel.

Proses Menstruasi

Sebelum terjadi nya menstruasi maka ada fase fase yang akan terjadi atau di kenal dengan siklus menstruasi pada wanita, dan fase tersebut di bagi beberapa bagian

  • Fase pertama

Siklus menstruasi pada wanita pada fase pertama maka akan terjadi peluruhan dinding rahim, berupa darah yang akan keluar dari vagina. pada siklus menstruasi di hari pertama maka darah yang akan keluar kurang lebih sebanyak 30-40 ml. Ada beberapa wanita akan merasakan sakit ketika hari pertama terjadi menstruasi, hal itu wajar terjadi. Karena di rahim memiliki otot yang akan mengalami kontraksi saat dinding rahim mengalami peluruhan. Menstruasi juga dapat terjadi karena penurunan dari hormon estrogen serta progestrogen.

  • Fase kedua

Siklus menstruasi pada wanita yang kedua merupakan keadaan rahim yang sudah tidak lagi menipis akibat pelurahan dinding rahim dan peluruhan estrogen dan juga hormon progetsrogen. Jika fase kedua telah terjadi permukaan dinding rahim sudah mengembalikan keadaan nya seperti normal dengan sedikit menebalkan dinding. Hal ini juga di sebut dengan masa ovulasi karena dinding rahim yang tidak terlalu tebal bisa di lewati sperma dengan mudah hingga bisa terjadi proses kehamilan jika sperma berhasil melakukan pembuahan. Untuk kemungkinan kehamilan pada fase kedua siklus menstruasi cukup tinggi, karena sperma dapat bertahan hidup di dalam rahim selama 5 hari. karena pada saat fase ini hormon estrogen sedang mengalami peningkatan.

  • Fase ketiga

Fase siklus menstruasi yang ketiga merupakan keadaan dinding rahim yang sudah mulai menebal, karena ada nya peningkatan hormon progestogen. Untuk terjadi kehamilan pada fase ini akan sangat kecil karena keadaan dinding rahim yang menebal akan sulit untuk di lewati dengan mudah oleh sperma. Pada masa ini wanita juga akan sangat sensitif karena ada nya peningkatan hormon, dan juga perubahan fisik. perubahan fisik yang terjadi seperti payudara yang akan terasa nyeri dan juga lebih kencang, mudah lelah, pusing kepala, dan juga perut kembung atau perubahan ini di sebut juga dengan gejala PMS. Dan di beberapa hari kemudian, dinding rahim yang menebal perlahan lahan akan luruh kembali, sehingga hal ini di sebut dengan siklus menstruasi.

Siklus Menstrusi Tidak Normal

Yang di sebutkan di atas merupakan siklus menstruasi yang normal. tetapi ada pula yang terjadi siklus menstruasi yang tidak normal,sehingga datang nya menstruasi akan tidak menentu setiap bulan nya. jika datang nya siklus menstruasi tidak normal pada wanita yang baru mengalami menstruasi maka cukup wajar, karena hormon masih belum stabil produksi nya.

Tetapi jika siklus menstruasi yang terjadi tetap tidak normal semakin bertambah nya usia, maka bisa melakukan pengecekan di rumah sakit atau dokter khusus yang menangani hal menstruasi. Karena hal ini bisa menjadi suatu tanda atau gejala ada nya penyakit di dalam rahim. Penyakit yang mempengaruhi siklus menstruasi merupakan penyakit kista,yang cukup serius hingga dapat memungkinkan untuk tidak dapat hamil walaupun kecil kemungkinan nya untuk terjadi.

Posted in Siklus Menstruasi | Leave a comment

Siklus Menstruasi Tidak Normal

Siklus Menstruasi Tidak Normal – Pada umumnya setiap periode menstruasi yang dialami oleh wanita akan terjadi sekitar 3-5 hari, sementara siklus nya akan dapat berlangsung selama 28 hari. akan tetapi masa menstruasi yang akan dialami oleh setiap wanita biasanya akan memiliki karakteristik masing-masing sehingga akan sulit untuk menentukan mana yang normal dan mana yang tidak normal. biasanya beberapa wanita  akan mengalami periode menstruasi yang sangat singkat, sementara yang lain akan lebih panjang, dan biasanya volume menstruasi akan terdapat pada beberapa banyak wanita, dan sementara yang lain akan lebih sedikit.

Siklus Menstruasi Tidak Normal

Siklus Menstruasi Tidak Normal

Dibawah ini ada empat jenis Siklus Menstruasi Tidak Normal diantara nya adalah :

  • Metrorrhagia, menstruasi yang ada secara tidak teratur dan menstrruasi ini akan mungkin terjadi pada setiap 3-6 minggu sekali.
  • Oligomenorrhea, arus menstruasi yang terjadi amat ringan dan tidak sering terjadi pada sebagian wanita yang akan mengalami kondisi ini, menstruasi mereka mungkin hanya 2 kali dalam setahun
  • Polymoenorrhea, menstruasi yang akan terjadi lebih sering, dan umumnya wanita yang mengalami polymenorrhea akan myngkin menantikan menstruasi mereka 2-3 minggu sekali.
  • Menorrhagia, yaitu pendarahan yang sangat hebat pada saat selama menstruasi, dan tak jarang hal ini dapat membutuhkan konsultasi dokter dan pengobatan yang lebih lanjut.

Gejala adanya Siklus Menstruasi Tidak Normal diantara nya adalah :

  • Apabila usia nya sudah mencapai 16 tahun akan tetapi belum juga mengalami menstruasi yang pertama
  • Pada periode menstruasi anda yang biasnya ada akan tetapi tiba-tiba berhenti padahal tidak hamil.
  • Terjadi pendarahan menstruasi yang berlangsung lama hingga lebih dari 7 hari
  • Panjang siklus menstruasi akan terpisah lebih lama 35 hari kurang dari 21 hari terhitung pada saat hari pertama pendarahan menstruasi akan terjadi ke hari pertama pendarahan siklus berikutnya.
  • Adapula pendarahan yang terjadi di luar jadwal menstruasi yang terjadi biasa nya (misalnya siklus menstruasi yang sudah selesai, namun dua atau tiga hari berikutnya akan terjadi pendarahan lagi)
  • Tidak akan mengalami periode menstruasi selama tiga bulan berturut-turut atau lebih padahal anda belum memasuki masa perimenopause.
  • Akan mengalami periode menstruasi yang tidak teratur paahal anda belum memasuki adanya masa perimenoupase (menjelang menopause).
Posted in Siklus Menstruasi | Tagged , , , | Leave a comment

Siklus Menstruasi Normal Pada Wanita

Perubahan terbesar yang terjadi pada wanita saat pertumbuhan adalah dimulainya masa menstruasi. Menstruasi adalah keluarnya sedikit atau beberap cairan darah selama beberapa hari dari vagina setiap bulannya. Hal ini mungkin terdengar menakutkan bagi seorang perempuan yang baru kali pertama mengalami menstruasi.

Umumnya menstruasi dimulai ketika seorang wanita atua perempuan berusia antara 10-15 tahun tergantung dari pesatnya pertumbuhan hormon tubuh. Jangka waktu antara satu menstruasi ke menstruasi berikutnya biasanya sekitar 28 hari (4 minggu atau sekitar satu bulan). Tapi hal ini bisa berbeda-beda dari 20 ke 35 hari atau bahkan lebih lama, terutama pada awal menstruasi. Menstruasi bisa terjadi paling singkat 2 hari dan paling lama 8 hari.

Menstruasi terjadi ketika masa pubertas atau remaja yang disebabkan oleh pertumbuhan hormon dan peningkatan hormon seks yang menyebabkan terjadinya menstruasi.

Proses terjadinya menstruasi

– Pada dua minggu pertama dalam satu bulan, estrogen membuat lapisan dalam rahim yang semakin menebal. Lalu, telur yang matang keluar dari salah satu indung telur dan turun ke tuba fallopi.

– Progesteron kemudian lebih mempertebal lapisan rahim. Tetapi, jika sel telur tidak bertemu dengan sperma dan tumbuh menjadi bayi, sel telur dan kadar estrogen dan progesteron turun. Hal ini menyebabkan lapisan itu luruh dan menstruasi terjadi.

Posted in Siklus Menstruasi | Tagged , , | Leave a comment

Gambar Siklus Menstruasi

Menstruasi merupakan siklus yang kompleks karena melibatkan berbagai unsur dalam tubuh perempuan, diantaranya panca indera, korteks serebri, hipotalamus, aksis hipofisis-obarium) dan organ tujuan (uterus, endometrium, serta organ seks sekunder).

Dimulainya masa pubertas dan menstruasi pertama (menarche) seringkali dideskripsikan sebagai peristiwa utama dalam sejarah kehidupan remaja.

Patofisiologi siklus menstruasi

Patofisiologi siklus menstruasi merupakan siklus hormonal yang kompleks sebagai mata rantai dari :

– Pancaindera
– Nukleus amigdale
– Hipotalamus
– Hipofise
– Ovarium
– dan Uterus endometirum

Menstruasi pertama kali disebut dengan menarche. Faktor psikologis cukup berperan ketika terjadi menarche. Hal ini diperkirakan terjadi karena pengaruh globalsasi dan video-video asusila yang banyak beredar sehingga megakibatkan menarche terjadi lebih dini yaitu pada usia kurang dari atau sama dengan 10 tahun.

Nukleus amigdale memegang peranan penting sebagai “pubertas inhibitor” sehingga hipotalamus tidak merangsang hipofise untuk mengeluarkan ‘gonadotrophine hormonal” terlalu dini.

Pada permulaan menstruasi sampai dengan usia 17-18 tahun sering tejadi ‘anovulasi’ sehingga “estrogen yang dominan” mempunyai kesempatan untuk merangsang end-organ seks sekunder untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Ciri dari darah menstruasi itu sendiri, seperti :

– Berwarna hitam kemerahan
– encer karean proses fibrinolisis
– Berlangsung sekitar 3-5 atau 7 hari
– Terkadang disertai rasa nyeri

Setelah mensturasi berlangsung selama 4-7 hari, perdarahan perlahan-lahan berkurang. Perdarahan regional berkurang akibat konstriksi dan trombosis sisa arteriola spiralis yang tidak rusak, sehingga bercak perdarahan akhirnya berhenti.

Interval antara ovulasi dan menstruasi normalnya hampir tepat 14 hari. Sebaliknya, pada periode praovulatoir, interval hari pertama menstruasi dengan hari ovulasi dapat beragam dari 7 atau 8 hari hingga lebih dari satu bulan. Variasi periode praovulatoir ini menyebabkan perbedaan interval antar periode menstruasi.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

Siklus Menstruasi Wanita

Masa subur wanita dinyatakan sebagai masa di mana terdapat sel telur yang siap dibuahi oelh sperma (dan bersamaan dengan itu ada sperma yang siap membuahi sel telur). Sel telur yang siap dibuahi adalh sel telur yang telah dilepaskan dari indung telur dalam suatu proses yang disebut dengan ovulasi.

Secara norma, wanita telah memiliki ribuan sel telur yang dalam indung telur (ovarium) kiri dan kanan yang telah diperolehnya sejak wanita itu masih berupa janin dalam kandungan ibunya. Hanya saja sel-sel telur tersebut berada dalam keadaan diam, standby, akibat pengaruh bahan yang dikeluarkan oleh sel folikuler (beberapa sel-sel gepeng yang bergandengan yang membungkus masing-masing sel telur, sel-sel ini juga berada di dalam indung telur).

Pada wanita yang subur, lama siklus haid sesuai dnegan lama siklus ovulasinya. Jadi bila wanita tersebut haid setiap 30 hari, dia mengalami ovulasi juga setiap 30 hari, dengan demikian periode masa subur wanita tersebut juga setiap 30 hari.

Masa subur wanita dapat dihitung dengan menlakukan perhitungan minggu subur sebagai berikut :

1. Menstruasi wanita teratur antara 26-30 hari

– Masa subur dapat diperhitungkan, yaitu menstruasi hari pertama ditambah 12 yang merupakan hari pertama minggu subur dan akhir minggu subur adalah hari pertama menstruasi ditambah 19

– Puncak minggu subur adalah hari pertama menstruasi di tambah 14.

Sebagai contoh, seorang wanita mendapat menstruasi 5 September. Maka perhitungan minggu suburnya adalah antara tanggal 17-24 september, sehingga harus menghindari hubungan intim untuk mencegah kehamilan. Sistem pantang berkala dengan kalender mempunyai kegagalan berkisar 15-20%.

2. Pantang berkala dengan sistem suhu basal

Telah diketahui bahwa penurun suhu basal sebanyak 1/2-1 derajat celsius pada hari ke-12 sampai ke-13 menstruasi, dimana oculasi terjadi pada hari ke-14. Setelah menstruasi suhu akan naik lebih dari suhu basal sehngga siklus menstruasi yang disertai “ovulasi” terdapat temperatur “bifasik”.

Posted in Siklus Menstruasi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Menghitung Siklus Menstruasi Dan Fase dalam menstruasi

Siklus menstruasi adalah Menstruasi yang terjadi terus – menerus setiap bulannya. Menstruasi pertama kali dialami pada usia 11 – 16 tahun, adapula dalam usia 8 tahun sudah mengalami menstruasi hal ini dikarenakan asupan gizi dalam tubuh berkembang baik sehingga membantu mempercepat proses datangnya menstruasi dan menandakan bahwa sel telur siap dibuahi untuk kehamilan ataua mengandung anak.

Siklus menstruasi pada setiap wanita berbeda dengan lainnya, ada yang memiliki siklus 25 -35 hari tetapi hanya 80 % dan 20 % wanita yang memiliki siklus menstruasi 28 hari. Setiap menstruasi hanya 1 sel telur yang dikeluarkan.

Bagi remaja putri yang baru pertama kali menstruasi terkadang mengalami siklus haid yang tidak teratur, misalnya dalam 1 bulan terjadi 2 kali menstruasi (2 kali siklus ) itu adalah hal yang lumrah / wajar.

Untuk membantu mengetahui panjangnya dan waktu suklus dapat membuat catatan pada kalender, karena dapat membantu anda memperkirakan siklus yang akan datang. Siklus menstruasi biasanya terjadi antara 3 – 7 hari.

Posted in Fase dalam menstruasi, Siklus Menstruasi | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Fase Menstruasi

Ada 3 fase yang dialami setiap wanita selama menstruasi, yaitu :

1. Fase Folikuler adalah dimana kdar FSH ( Folicle Stimulating Hormone ) sedikit meningkaat sehingga merangsang tumbuhnya 3 – 30 folikel ovarium ( kantung dinding telur ) yang masing – masing mengandung 1 sel telur.

2. Fase Ovulatior adalah dimana kadar LH ( Luteinizing Hormone ) meningkat dan folikel yang matang akan menonjol ke permukaan ovarium ( dinding telur ) untuk melepaskan sel telur ( ovulasi ). Sel telur biasanya dikeluarkan dalam waktu 16 – 32 jam setelah terjai peningkatan kadar LH. Dalam fase ini biasanya wanita mengalami gangguan nyeri pada perut bagian bawah, rasa itu bisa berlangsung dalam beberapa menit bahkan sampai beberapa jam.

3. Fase Luteal adalah lepasnya sel telur dari indung telur selama 14 hari, dan folikel ovarium ( kantung induk telur ) akan menutup kembali dan membentuk kopus luteum yang menghasilkan hormon progesteron dalam jumlah besar.

Tetapi perlu diketahui setelah 14 haari kropus luteum akan hancur dan selama dalam fase ini seorang wanita juga akan mengalami peningkatan suhu tubuh sampai siklus yang baru akan dimulai, keculai jika terjadi pembuahan. Jika telur dibuahi, korpus luteum akan menghasilkan HCG ( Human Chorionic gonadotropin ) hormon ini akan menjaga kropus luteum yang menghasilkan hormon progesteron sampai janin bisa menghasilkan hormonnya sendri. Fase Luteal biasanya ditandai sebagai fase bagi wanita yang ingin hamil.

Posted in Siklus Menstruasi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Menjaga Kelangsungan Siklus Menstruasi

Ada sedikit tips menarik untuk menjaga kelangsungan siklus menstruasi yang tepat dan bersih, diantaranya :

1. Buatlah catatan pada kalender anda setiap menstruasi, sebagai panduan anda untuk mengetahui siklus menstruasi selanjutnya.

2. Memperhatikan kebersihan selama menstruasi, karena dinding rahim dan vagina sangat mudah terkena infeksi atau virus.

3. Pinggang terasa sakit seperti nyeri, pegal – pegal karena ketariknya otot rahim. Untuk menguragi rasa sakit atau nyeri dapat mengonsumsi obat penghilang sakit haid dengan dosis yang tepat atau minum ramuan tradisisonal ( jamu ).

4. Pemilihan pembalut yang lembut, aman, nyaman tanpa menimbulkan iritasi, tidak mengandung gel, serta underwear yang berbahan cotton ( lembut ) Karena darah menstruasi adalah media yang sangat mudah bagi tumbuhnya kuman penyakit yang membahayakan organ vital anda.

5. Mengganti pembalut dan underwear paling lama 4 jam sekali baik ketika mandi atau buang air besar, bila perlu 2 – 3 kali mengganti pembalut tergantung pada banyak tidaknya darah yang keluar pada saat menstruasi.

6. Membasuh alat vital anda baik ketika anda mengganti pembalut atau saat setelah buang air besar dengan air bersih, yang lebih baik lagi dengan air hangat dan sabun dengan PH yang lembut dan ringan agar tidak terjadi alergi, infeksi dan jamur pada alat vital anda.

Perhatikanlah selalu siklus menstruasi anda dengan baik dan benar. Agar menstruasi lancar dan menentu, serta jagalah selalu kebersihan organ intim anda agar tidak mudah terindentifikasi penyakit virus atau penyakit lainnya.


Posted in Siklus Menstruasi | Tagged , , , , , , , , , , , | 1 Comment